Wayang Polah adalah kolektif seni kolaboratif asal Yogyakarta yang dibentuk oleh Rolly dan Kotrek pada 2018. Berangkat dari pertemuan seni tradisional, street art, musik eksperimental, dan media digital, mereka menghadirkan pertunjukan serta karya visual yang liar, teatrikal, dan dekat dengan isu sosial maupun mitologi sehari-hari. Praktiknya berkembang melalui mural, performance, topeng dari material daur ulang, kostum eksperimental, hingga instrumen musik rakitan dari benda-benda bekas. Tidak membatasi diri pada satu medium, Wayang Polah aktif membangun kolaborasi lintas komunitas di Indonesia hingga Australia, menjadikan seni sebagai ruang eksplorasi, ritual kolektif, dan pertemuan antara tradisi dengan kultur urban kontemporer. Sejak berdiri, mereka terlibat dalam berbagai festival, pameran, workshop, dan pertunjukan seperti Biennale Jogja, Asia TOPA Melbourne, Ngayogjazz, Festival Kebudayaan Yogyakarta, hingga berbagai program seni independen di ruang alternatif Yogyakarta.
